Skip ke Konten
✚
GPIBT • JEMAAT GOLGOTA PUSESejarah Jemaat
✦ SEJAK ±1960 — BAUNG → SIGUMBANG ✦

Sejarah GPIBT Jemaat Golgota Puse

Perjalanan panjang iman suku Lauje: dari pondok sederhana di perkemahan Baung, pendampingan Jemaat Getsemani Bambanong, hingga menjadi jemaat penuh / mandiri — bertumbuh dalam kesetiaan, pengorbanan, dan kebersamaan.

±1960Awal migrasi Lauje
Pantai Timur → Baung
26 Nov 1980Integrasi resmi
Pos Pel. Getsemani Bambanong
2018Vik. Leonardo Leleng (TUG)
→ Jemaat Mandiri
2021–2026Pdt. Jepson Makasambe
Pemantapan & pembangunan
PENDAHULUAN • AKAR KOMUNITAS IMAN

Bukan sekadar gedung — melainkan pertumbuhan komunitas iman

Sejarah Golgota Puse tidak hanya tentang gedung atau organisasi, melainkan pertumbuhan komunitas iman: dari perintis permukiman, hubungan kekeluargaan, kerinduan bersekutu, kehadiran pelayanan gereja, persekutuan umat, hingga jemaat mandiri. Pertumbuhan berjalan erat dengan kehidupan masyarakat, wilayah, sosial, dan iman — bermula dari suku Lauje Pantai Timur di Dusun Baung, berkembang ke Kampung Sigumbang, terintegrasi ke Pos Pelayanan Getsemani Bambanong, hingga penuh/mandiri.

🌱 Dusun Baung ±1960

Masyarakat Lauje menetap di daerah perkemahan Baung, Desa Puse. Membangun pondok sederhana, membuka lahan kelapa, cokelat, umbi-umbian, rica, tomat. Dari persinggahan menjadi kampung menetap — kekerabatan erat, tumbuh kerinduan beribadah bersama.

⛪ Ibadah tanpa gedung

Belum ada gedung tetap. Ibadah Minggu dan Natal berpindah-pindah: Baung, puskesmas, kantor polisi. Kesaksian: gereja bertumbuh bukan karena sarana, melainkan kerinduan bersekutu dan mendengar firman.

Baca ringkasan 14 babak sejarah →
Pendahuluan → I. Kehidupan Lauje di Puse → II. Pelayanan 1960-an (Luther Paleleng, Baung–Bangkir) → III. Penguatan persekutuan → IV. 26 Nov 1980 integrasi Getsemani Bambanong → V. Pindah ke Sigumbang + rumah ibadah sederhana → VI. Peran orang Kristen pendukung → VII. 2000-an Guru Injil → VIII. 2018 Vik. Leonardo Leleng (TUG), sidang Pergamus Kolondom → mandiri → IX. 2021–2026 Pdt. Jepson Makasambe → X. Kepemimpinan & tata kelola → XI. Sosial-kesehatan (Pemdes, Posyandu, Kecamatan) → XII. Sarana (gedung, pastori, MCK, musik, liturgi) → XIII. Sentralisasi (Sinode, Muspel Enam) → XIV. Makna historis → Penutup / warisan iman.
GARIS WAKTU • TONGGAK SEJARAH

Enam dasawarsa penyertaan Tuhan

Setiap periode membentuk identitas, persekutuan, tata kelola, dan arah pelayanan hingga kini.

±1960 • AWAL LAUJE DI PUSE

Dari Pantai Timur ke Dusun Baung

Migrasi, pondok sederhana, pertanian-perkebunan. Komunitas menetap, kekerabatan terbentuk, kerinduan persekutuan Kristen lahir.

1960-AN • AWAL PELAYANAN

Diutus: Bpk. Luther Paleleng

Dalam jangkauan GPIBT / Getsemani Bambanong. Komunikasi intensif → hubungan kekeluargaan dan iman. Menjangkau Bangkir (nakes, polisi/TNI, perantau). Ibadah di Baung, puskesmas, kantor polisi, termasuk Natal.

26 NOV 1980 • INTEGRASI RESMI

Pos Pelayanan Getsemani Bambanong

Tonggak fase awal: persekutuan memperoleh tempat jelas dalam struktur gerejawi. Penghubung perintisan → pelayanan terorganisasi. Buah sejak 1960-an.

±1980 • KAMPUNG SIGUMBANG

Babak baru + rumah ibadah sederhana

Pindah dari Baung; kembangkan cokelat, kelapa, cengkeh; generasi baru bertumbuh; iman diwariskan. Rumah ibadah sederhana = simbol persekutuan dewasa. Didukung kunjungan dan bantuan orang Kristen yang peduli.

2000-AN • GURU INJIL

Kesinambungan pelayanan

Guru Injil dari Pantai Timur memperkuat ibadah dan persekutuan. Jembatan generasi perintis → generasi berikut. Perhatian Sinode GPIBT membesar → jalan TUG.

2018 • TUG → MANDIRI

Vikaris Leonardo Leleng

Melayani sejak 2018 bersama BPH dan warga: menata organisasi, pelayanan, persekutuan. Dibawa ke persidangan — di Jemaat Pergamus Kolondom diputuskan menjadi jemaat penuh/mandiri.

2021–2026 • PEMANTAPAN

Pdt. Jepson Makasambe

Sejak 2021, ditahbiskan, melayani hingga 2026:

  • Organisasi: tugas, koordinasi, partisipasi — tertib & bertanggung jawab.
  • Sosial-kesehatan: Pemdes, Posyandu & kader, Kecamatan.
  • Sarana: gedung, pastori, kaki lima, MCK/WC, musik & liturgi.
  • Sentralisasi: Sinode GPIBT, Muspel Enam, jemaat lain.
TOKOH & PELAYAN YANG BERJASA

Berdiri di atas bahu para pendahulu

Yang dinikmati kini adalah hasil generasi sebelumnya — dari pondok Baung hingga jemaat mandiri.

🤝
Bpk. Luther PalelengPERINTIS 1960-AN

Jembatan gereja–masyarakat Baung/Bangkir lewat komunikasi dan pendampingan.

📖
Guru Injil2000-AN

Dari Pantai Timur; kesinambungan pembinaan iman.

🕊️
Vik. Leonardo LelengTUG • 2018

Menata jemaat hingga mandiri di Sidang Pergamus Kolondom.

✝️
Pdt. Jepson Makasambe2021–2026

Pemantapan organisasi, diakonia, pembangunan, sentralisasi.

👨‍👩‍👧‍👦 Masyarakat Lauje — pelaku utama

Perintis Baung–Sigumbang: membuka lahan, membangun keluarga, mewariskan iman, swadaya rumah ibadah.

💛 Pendukung + pemerintah & sinode

Nakes, polisi/TNI Bangkir, simpatisan; kemitraan Pemdes, Posyandu, Kecamatan, Sinode GPIBT & Muspel Enam.

GALERI & ARSIP JEMAAT

Dokumentasi dan sumber sejarah

Ganti kotak di bawah dengan foto asli (klik gambar di editor Odoo → Replace). Ukuran saran 1200×800px.

📥 Unduhan arsip

W
Sejarah Jemaat Golgota Puse (.docx)Dokumen sumber lengkap — upload via Website → Media, lalu tautkan di sini.

🗂️ Info arsip

• Foto per periode (Baung, Sigumbang, pembangunan).
• Garis waktu per periode.
• Sumber tulisan & kesaksian warga.

Admin: tambah tabel pengurus / lampiran lewat blok di bawah ini.

PANGGILAN & ARAH PELAYANAN

Dari warisan menjadi misi

Gereja bertumbuh melalui kesetiaan, pengorbanan, pelayanan tulus, kebersamaan, dan kepedulian.

01 • PERSEKUTUAN

Perkuat persekutuan lintas generasi

Jaga identitas pendahulu; tingkatkan ibadah dan pembinaan kategorial (bapak, perempuan, pemuda, remaja, anak).

02 • KESAKSIAN SOSIAL

Hadir sebagai berkat kampung

Lanjutkan kemitraan kesehatan-sosial bersama Posyandu, Pemdes, Kecamatan — kasih Kristus nyata.

03 • PENATALAYANAN

Tata organisasi & sarana

Tertib-transparan (MJ, BPH, BPP); rawat gedung, pastori, musik & liturgi sebagai instrumen pelayanan.

04 • KEBERSAMAAN

Setia dalam tubuh Kristus

Perkuat sentralisasi: Sinode GPIBT, Muspel Enam, jemaat lain — saling menopang misi.

“Sejarah telah mencatat perjalanan yang ditempuh; tugas generasi kini melanjutkan dan mewariskan iman yang hidup.”

Dengan penyertaan Tuhan, Golgota Puse terus bertumbuh dalam iman, teguh dalam pengharapan, setia dalam kasih — menjadi berkat bagi warga, masyarakat, dan lingkungan. Soli Deo Gloria.

Sumber: “Sejarah Jemaat Golgota Puse” (arsip jemaat) • Tema Glassmorphism biru-emas • Foto placeholder wajib diganti dokumentasi asli.